Pesan Cinta Untukmu ukhty

Segera Miliki!!!!
Judul Buku : Pesan Cinta Untukmu Ukhti
Penulis : Wien & Annisa Writer's
ISBN : 978-602-14127-6-3
Ukuran Buku : 14 x 21 cm
Jumlah Halaman : 235 Hlm
Price : Rp. 53.000

PROMO POD : 1 Nov-5 Nov 2013
Pengiriman buku tanggal 12 November secara serentak

Harga 1 Buku + Ongkir = Rp. 62.000 (untuk tim penulis Rp. 58.000)
Harga 2 Buku + Ongkir = Rp. 120.000 (Untuk tim penulis Rp. 110.000) HEMAT 10 %
Harga 3 Buku + Ongkir = Rp. 175.00 ( Untuk tim penulis Rp. 150.000 ) HEMAT 15 %
Harga 4 Buku + Ongkir = rp. 210.00 ( untuk tim penulis Rp. 190.000)
HEMAT 17 %

Format Pemesanan :
Nama_alamat lengkap_kode pos_no hp_Jumlah ekslmpr_Judul buku

Pemesanan via sms : 085624039757, 085624070744



Ada cinta dalam setiap desah nafasmu, dalam setiap detak jantungmu, pada kekuatanmu, di balik kelemahanmu, dan pada setiap langkah jejak hidupmu. Karena hanya dengan Cinta-Nya kita ada, hanya karena-Nya kita hidup dan bisa mengenal sesama, mengenal indahnya ujian taqwa.

Adakah di semesta ini tak punya pesan cinta?
Selalu ada hikmah dalam semua penciptaannya. Selalu ada pesan tersurat atau tersirat dalam semua titah-Nya. Drama-drama terserak, terhimpun dalam catatan catatan rapi para penghimpun. Terekam dalam pikiran-pikiran yang berakal. Bukan sekedar untuk dikenang, bukan sekedar untuk disimpan dan dipajang.

Hidup adalah kenangan-kenangan. Tentang kesetiaan, harapan, perjuangan, kemarahan, kebencian, kesedihan, kepahitan, bahkan kematian. Bermuara satu sebagai batu loncatan. Tahap ujian. Siapa yang terus melangkah meski tertatih, kaki-kaki kecil terluka, tenaga sisa, meski dengan beban asa yang mengendap karena tak kunjung nyata.

Tetap bertahan, tetap berjalan, tetap berjuang demi satu tujuan sama semua umat manusia. Demi satu kepastian, demi kehidupan kedua yang lebih kekal. Bukankah tujuan kita diciptakan-Nya hanyalah untuk beribadah.

Selalu ada pesan dalam setiap episode kehidupan. Dan itulah pesan cinta, agar kita selalu mengingat-Nya, mengingat akan keagungan-Nya. Mengingat amanah yang diberikan-Nya. Dan inilah pesan cinta untukmu ukhti, pesan dari sepenggal kehidupan sesama kita, pesan yang menegaskan bahwa betapa indahnya ujian taqwa, betapa selalu ada cinta dalam kehidupan ini.

TIM PENULIS :
Desty Lilian Rosana Putri │ Suci Azani Putri │Anasanti Darah Setomo │ Gemintang Halimatussa'diah │Maftuhatus Sa'diyah │Siti Khumairah │Eryka Syams │ Rohmah Jimi S│ Meryana Rizky Ananda│ Fenni Wardhiati │Kurnia Ayuningtyas │ Luthvey Nurutdinava │ Etika Sukma │Badiana │ Karunia Alina │ Meliani │Isna Imroatuz Zakiyati │Khoiriyyah Arrahmah │Ulfa Aulyah Idrus │Novy Noorhayati Syahfida │Desi Bhudiarti │Aryati Dwi │ Risky Fitria Harini │Yuan Yunita │Husna Syifa Ubaidillah │Ningrum Mengharum │ Laily Fitriani │Annisa Anita Dewi │ Vie Sunrise │ Aisyah Nurfiani │Fairus │ Anisa Nur Diniyah │ Zatul OmairaAyu Novianti │Yuli Arista │Ilva Zumaroh │Ana Anggraini │Jundi N. F. │ Lina Dewanto │Echa │ Zarratul Ziand Zainia │Melia Mega Sari │Sri Juli Astuti │Ayu Musa Hayatunnisa Putri │eLKaNisa │Lusi Irmayanti │

Tanpa


Kamu datang dan pergi sesukamu
Tanpa pernah peduli kesan apa yang kau tinggalkan
Kamu hanya terus melangkah ke depan
Tanpa pernah tahu ada yang menatapmu dari kejauhan
Kamu hanya tersenyum kepada dunia
Tanpa pernah mengerti ada yang terluka di balik senyummu
Kamu terus mengukir sejarah baru
Tanpa pernah tahu ada yang terlelap dalam kenangan
Kamu hanya terus memikirkan dirimu
Tanpa pernah menyadari ada yang selalu merinduimu
Kamu dengan mudahnya memejamkan mata
Tanpa pernah memahami ada yang terjaga sepanjang malam
Karena kamu akan selamanya menjadi dirimu
Kamu yang selalu mengabaikan orang lain

20.00 | 011113
Terinspirasi dari lagu Hafis ; Caramu
Zatul Omaira

Tanpa Alasan


Hadir dari sekejap pandangan
Melekat, lalu membelah terus menerus
Berlipat ganda hingga membentuk sebuah sel yang memiliki makna,
Bukan sel yang terlihat di balik mikroskop
Hanya mata hati yang bisa melihatnya,
Butuh perasaan yang amat peka tuk bisa merasakannya
Ia datang tiba-tiba kepada siapa saja, tanpa memandang waktu dan tempat
Tak perlu menunggu kematangan persiapan,
Ia tumbuh dan menjelma menjadi rasa yang sulit diungkapkan
Tak ada alasan mengapa harus merasakannya?
Tak pernah bisa dimengerti mengapa harus untuknya ia terjelma?
Semua akan merasakannya __Cinta
Mungkin ia bukanlah kata yang tabu didengarkan,
Bukan perasaan langka yang dialami
Juga bukan ungkapan yang mudah dimaknai
Di sini, bersama semilir angin yang berhembus kencang
Ada kerinduan yang kutitipkan untuknya,
Entah ia merasakannya, aku tak tahu
Andai ia bertanya alasan kumerindukannya?
Alasan mencintainya?
Aku memilih diam dan terpaku pada reruntuhan dedaunan
Aku tak akan bisa menjawab pertanyaan itu
Aku tak bisa merangkai kalimat apik tuk mengertikannya
Karena merindukan dan mencintai….
Tak bisa diapresiasikan melalui deretan huruf yang tersusun rapi….


Dapatkah kau temukan alasan merindui….???
Zatul Omaira